//
archives

saruhumrambe

Berlatar belakang pendidikan Antropologi. Aktif diorganisasi sebagai sekretaris Asosisasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Bekerja secara mandiri sebagai konsultan komunikasi dan sosial.
saruhumrambe has written 247 posts for BAGINDAKARI

BERKELANJUTAN

Bagi yang berpikir lebih panjang dari pemenuhan kebutuhan sesaat, maka hal yang sifatnya berkelanjutan penting untuk didiskusikan. Sebab dari situlah dasar pikir munculnya konsep yang paling umum digunakan saat ini dan menjadi tujuan pembangunan global yakni pembangunan berkelanjutan (SDGs).

REPUTASI

Reputasi biasa diartikan sebagai nama baik. Misalnya ketika disebut nama seseorang atau organisasi, jika komentar positif yang diperoleh, itu berarti orang atau organisasi tersebut memiliki reputasi yang baik. Bila hal itu berlaku pada banyak orang maka nama baiknya meresap di dalam kesadaran kolektif dan berada di ruang publik. Secara naluriah setiap manusia ingin dipandang baik … Baca lebih lanjut

Belajar Rasa Merasa

“Allah mewajibkan atas orang bodoh agar ia belajar sebagaimana ia mewajibkan atas orang pandai agar mengajarkan kepadanya” # Ali Bin Ali Thalib “Educating the mind without educating the heart is no education at all..”#Aristotles Rasanya hampir tidak ada yang tidak paham akan pentingnya belajar. Sama dengan kepahaman atas pentingnya ilmu pengetahuan terhadap masa depannya secara … Baca lebih lanjut

REALITAS KITA

  Kata realitas sudah jamak dipakai dalam percakapan di ranah publik. Biasanya merujuk kepada situasi yang dihadapi atau dialami dalam kehidupan sosialnya. “Itulah realitas hidup bagaimana lagi!”, kalimat yang paling umum terdengar di dalam percakapan sehari-hari. Tersirat di dalamnya pesan kerelaan hingga kepasrahan atas sesuatu yang terjadi walaupun tidak sesuai dengan harapannya. Pada masyarakat Jawa … Baca lebih lanjut

Sambung Rasa & Berbagi Tips Sukses di Antropologi USU

Sungguh mengesankan menyaksikan proses berbagi dari para antropolog senior kaya pengalaman kepada calon antropolog muda yang sedang merajut mimpi dan menggantang asa. Ada kebanggaan yang tergambar jelas dari ekspresi dan untaian kata yang bersumber dari spirit dan rasa cinta yang sangat dalam atas bidang ilmu yang digeluti hingga berwujud sebagai identitas yang melekat. Spirit dan … Baca lebih lanjut

JALAN SUNYI KEBAHAGIAAN DI ACARA BEDAH BUKU

Hadir di perhelatan akademik itu sungguh membahagiakan. Tidak saja memperoleh pengetahuan baru, juga bertemu dengan para kerabat dan aktivis lingkungan yang bersetia di jalan sunyi. Walaupun derajat kebahagiaannya menjadi relatif, jika diperbandingkan dengan kuncar (kunjungan pacar) sejoli yang kasmaran, seperti penggambaran Einstein tentang relativitas. “Ketika anda berpacaran dengan cewek yang manis, satu jam seperti sedetik. … Baca lebih lanjut

Etnografi Jalan-Jalan : Ke Negeri Seberang Jalan (2)

HARI KEDUA, Ke Melaka kami datang. Kota pelabuhan lama yang seusia dengan Batavia di Jakarta. Di dalamnya ada kisah penjajah dari Eropah (Portugis, Belanda dan Inggris) dan kaum Melayu yang terjajah. Ada pemain di antara keduanya (middleman) dari perantau China. Tetapi yang kemudian ditonjolkan adalah pertemuan budaya dan peradaban dalam wujud bangunan yang dipelihara dan … Baca lebih lanjut

Etnografi Jalan-Jalan : Ke Negeri Seberang Jalan

  Apa yang harus dilakukan di saat melakukan perjalanan? Jika pertanyaan tersebut ditujukkan ke aktor kawakan Jonny Depp, maka ini jawabannya, “Saya pikir hal yang harus dilakukan adalah menikmati perjalanan saat kamu sedang melakukannya”. Jika pertanyaan lanjutan ditujukan ke Tim Lateral bagaimana mereka menikmati perjalanan, bisa ditanyakan ke “hape” peserta tour goes to KL. Dialah … Baca lebih lanjut

Danau Toba: “Jambar” di Atas Bukit

Rabu Sore (17/1) peserta setia diskusi forum rabuan berkumpul di ruang belajar di lantai III Sekretariat Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Ruang belajar yang setia memberi makna atas setiap proses pembelajaran di punggungnya. Suara azan shalat Ashar dari mesjid tak jauh darinya menggema sebagai tanda. Tak lama lagi diskusi akan dimulai. Prof Hamdani bersiap dengan … Baca lebih lanjut

PRAKTEK LANCUNG DI LAHAN NEGARA : PEMBELAJARAN DARI PROF LUND

Mendiskusikan praktek lancung di lahan negara di pinggiran Kota Medan seringkali terasa getir bercampur pahit. Terlebih saat dipertontonkan fakta begitu tidak berdayanya negara di tangan para mafia tanah, pemilik modal dan aktor-aktor lainnya yang merampas lahan-lahan yang seharusnya bisa diperuntukkan bagi petani kecil dan buruh tani melalui kebijakan reforma agraria. Namun, bagi Prof Lund kompleksitas … Baca lebih lanjut