//
archives

saruhumrambe

Berlatar belakang pendidikan Antropologi. Aktif diorganisasi sebagai sekretaris Asosisasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Bekerja secara mandiri sebagai konsultan komunikasi dan sosial.
saruhumrambe has written 246 posts for BAGINDAKARI

Babi, dan Memang Babi!!

Babi memiliki kedekatan dengan manusia secara DNA dan punya hubungan yang erat secara sosial, ekonomi dan lingkungan. Adalah Antropolog Roy Rapaport yang melihat hubungan fungsionalist antara babi, upacara, pemenuhan protein dengan terbentuknya keseimbangan lingkungan dalam bukunya : Pigs for The Ancentors (1968) hasil penelitian etnografinya yang kaya data pada masyarakat Tsembaga Maring, Papua Nugini. Karyanya … Baca lebih lanjut

Belajar Bersama

Bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 Nopember 2019 aku ingin mengajak keluargaku mengunjungi suatu tempat bertema pahlawan. Museum sudah terlalu biasa, dan ke makam pahlawan terlalu seremonial. Niatnya sekaligus mengunjungi tempat yang berbeda dari tempat yang rutin dikunjungi setiap hari libur. Anak-anak juga sudah bosan karena tempatnya itu-itu saja. Lagi bingung menentukan tempatnya, postingan kawan di … Baca lebih lanjut

MENGURANGI KEBODOHAN DENGAN CARA YANG MEWAH

Bulan pertama perkuliahan, saya lalui dengan sukses. Setidaknya diukur dari kehadiran saya belum pernah absen. Dari sisi kualitas, saya belum berani terlalu jumawa selain bisa katakan sejauh ini saya menikmati pembelajaran dan pertemanan. Untuk pembelajaran, di semester awal ini ada 4 (empat) mata kuliah yakni : Filsafat Ilmu, Teori Perubahan Sosial, Metodologi Penelitian dan Kapita … Baca lebih lanjut

Metode Pembelajaran

Proses belajar yang menempatkan relasi guru dan murid kepada relasi yang timpang dalam paradigma pendidikan juga membuat proses belajar menjadi kegiatan yang serius dan membosankan bagi peserta didik. Dengan motivasi belajar yang rendah dan metodologi pembelajaran yang minim imajinasi (fiksi) dan humor maka proses pendidikan berubah menjadi penindasan.

Memperbincangkan Primordialisme dalam Pilgubsu

“Kemerdekaan itu memperkenalkan “hadiah perebutan baru yang sangat berharga” yaitu kontrol atas negara dan itu merangsang sentimen-sentimen etnoreligius” # Clifford Geertz Grup WA Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut tak biasanya ramai pengunjung. Tetapi di hari itu, Rabu (27/6) mendadak meriah dengan percakapan yang makin lama makin serius dan bernas. Padahal di awal aku coba mencandai … Baca lebih lanjut

INI KISAH KU (PART 2)

By : Mimi   Tahun 2017, rezeki Lateral lumayan berlimpah. Kegiatan-kegiatan yang menghasilkan uang kami lakukan dibarengi dengan kegiatan-kegiatan yang mengeluarkan uang seperti kegiatan pengembangan kapasitas anggota dan kegiatan sosial. Kondisi ini kemudian memunculkan istilah jalan sunyi dan jalan ramai. Jalan sunyi adalah kegiatan-kegiatan Lateral yang berkaitan dengan aktivitas belajar, memerlukan usaha berpikir, ditujukan untuk … Baca lebih lanjut

INI KISAH KU

by : Mimi   “Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. Ada peran wajar, ada peran berpura-pura…”. Seperti penggalan syair lagu Godbless, peran ku di Lateral secara resmi adalah Bendahara Lateral. Menyimpan, mencatat pengeluaran dan pemasukan, dan ikut menentukan kebijakan keuangan Lateral merupakan bagian dari tugas ku. Secara tidak resmi, pelan tapi pasti aku juga … Baca lebih lanjut

CALISTY-2

Jika Lateral adalah kapal kemanakah dia akan berlabuh? Jika melihat lampau suar yang terpancang di ujung tanjung aku tahu kemana arah yang seharusnya dituju. Tetapi menyadari gelombang besar yang mengancam dan perdebatan di ruang kemudi, bisa saja kapal ini bergerak ke arah yang kurang jelas sehingga mendarat di sembarang tempat, dan tidak tertutup kemungkinan akan … Baca lebih lanjut

CALISTY

CALISTY adalah sebuah nama yang ku temukan. Atas temuan itu ada kebanggaan dan kebahagiaan yang meresap hingga jauh ke lubuk hati. Lalu membuncah terpancar di wajah yang gembira layaknya menemukan suatu benda yang sudah dicari lama dan dirindukan. Fantastis dan aku berpikir menyimpannya untuk ku persiapkan bagi anakku yang akan lahir kelak. Muhammad Calisty jika … Baca lebih lanjut

BERKELANJUTAN

Bagi yang berpikir lebih panjang dari pemenuhan kebutuhan sesaat, maka hal yang sifatnya berkelanjutan penting untuk didiskusikan. Sebab dari situlah dasar pikir munculnya konsep yang paling umum digunakan saat ini dan menjadi tujuan pembangunan global yakni pembangunan berkelanjutan (SDGs).