//
you're reading...
SOSOK

Jhonken Sirait : Menikmati Hari Tua Dengan Tetap Bekerja

Banyak cara yang dipilih orang untuk menikmati hari tua. Jhonken Sirait (68), memilih menikmati hari tuanya dengan tetap bekerja. Ia percaya,  bahwa kondisi fisik dan mentalnya  bisa tetap sehat, karena terus beraktivitas di luar rumah. “Akan susah jika hanya tinggal berdiam diri di rumah. Penyakitpun berdatangan’, ujarnya.

Begitulah setiap harinya ia berada di warung.  Tugasnya layaknya resepsionist yang menyambut tamu dengan ramah. Turut mengobrol dan berkisah tentang banyak hal. Pelanggannya umumnya adalah karyawan  Aquafarm yang jika ditilik dari umur, masih seumuran anak dan bahkan cucunya. Tetapi ia bisa bergaul dan bercanda dengan mereka.  Dan itulah yan menurutnya membuat ia tetap bugar.

Jhonken Sirait,   adalah pemilik salah satu warung di sekitar landing site PT. Aquafarm Nusantara di Ajibata.   Ia merupakan contoh manfaat lain kehadiran perusahaan tanpa harus bekerja sebagai karyawan. Dengan membuka warung dengan pelanggan utama karyawan, ia memperoleh keuntungan yang hasilnya mampu memenuhi kebutuhan keluarganya termasuk pendidikan. Empat dari delapan  anaknya menjadi sarjana dari hasil warungnya, dan salah satunya telah menjadi staf di perusahaan.

Jonken Sirait atau sering disapa Opung Melicha,  merupakan generasi  ke -14 dari Ompu Paruma, satu dari tiga bersaudara bermarga Sirait yang pertama mendiami daerah Ajibata. Saudara tertua Ompu Raja Angkola, dan kedua Ompu Tua Loba sedangkan Ompu Paruma merupakan yang ketiga. Keturunan ketiga ompu inilah yang mendiami Ajibata. Marga Sirait yang ada di Ajibata bisa ditelusuri dari ketiga ompu ini.

**

Jonken Sirait lahir dan besar di Ajibata. Tidak pernah meninggalkan kampung halaman untuk merantau. Sebagai anak paling bungsu, ia diamanatkan saudara-saudaranya untuk tetap di kampung menemani orang tuanya. Dari perkawinanannya dengan    E.Br.Sidabutar, ia dikaruniai 8 anak, yang sebagian besarnya telah menikah dan memberinya banyak cucu. Sekitar tahun 2006, isterinya mendahuluinya menghadap sang pencipta dan ia setia untuk menduda.

Ia  menyelesaikan pendidikannya  SR (Sekolah Rakyat) dan selanjutnya SMPN 1 Parapat. Pekerjaan pertamanya supir  truk membawa batu – batu untuk dagangan bahan bangunan milik seorang pengusaha  Panglong di Parapat. Sempat juga Pak Jhonken Sirait bekerja disalah satu  Bengkel Mobil di Kota Parapat milik B.Sinaga di Sosor Saba Parapat, dan beberapa tahun kemudian   beralih profesi menjadi  tukang bangunan, ikut mandah kerja borongan seputaran Kabupaten  Tapanuli Utara, Pulo Samosir dan Parapat, sudah banyak bangunan  rumah yang dibuatnya.

Sekitar tahun  1998 saat krisis moneter di Indonesia,  Aquafarm mulai beroperasi di  kawasan Danau Toba,  Jhonken Sirait  bekerja sebagai tenaga bongkar-muat pakan pellet dari truk ke kapal yang selanjutnya di bawa ke project pembesaran di Samosir dan Simalungun. Beliau bukan karyawan Aquafarm dan upah langsung dibayarkan oleh supir truk di lapangan.  Namun demikian, itulah pekerjaannya yang pertama bersingguhan dengan perusahaan. Di tahun  2003,  seiring dengan tumbuhnya perusahaan dan karyawan bertambah banyak, maka Pak Jhonken Sirait  membuka warung nasi di rumahnya yang kebetulan berhadapan dengan gerbang peruhaaan.

Jhonken Sirait menyampaikan apresianya atas tumbuh kembangnya Aquafarm yang mempekerjakan ribuan masyarakat sekitar, termasuk banyak dari keluarga besarnya. Di samping itu,  turut membawa berkah bagi mitra dan pedagang seperti dirinya. “Dulunya perusahaan  sangat kecil  dan  tidak diperhitungkan. Sekarang telah  tumbuh menjadi seperti sekarang ini, sudah selayanya siapaun yang berkesempatan bekerja di Aquafarm  tetap bersyukur  dan bangga”, ujarnya.

About saruhumrambe

Berlatar belakang pendidikan Antropologi. Aktif diorganisasi sebagai sekretaris Asosisasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Bekerja secara mandiri sebagai konsultan komunikasi dan sosial.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: