//
you're reading...
SOSOK

Jamiat Sidabutar, Berwawasan Luas dan Rendah Hati

IMG_1660Bagi masyarakat Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), sosok Jamiat Sidabutar sudah tidak asing lagi. Betapa tidak, kakek berusia 68 tahun ini merupakan tokoh masyarakat yang cukup disegani. Apalagi, keluarga besarnya sudah tinggal di Ajibata selama enam generasi. Saat ini beliau adalah Ketua RW 01, RT 01, Huta Pasir Ajibata, tidak jauh dari  kantor PT Aquafarm Nusantara berada.

Sebagai  seorang tokoh masyarakat di Ajibata, Jamiat  Sidabutar atau yang akrab dipanggil Oppung ni si Agape (Kakek si Agape) ini memiliki segudang pengalaman kerja meski pendidikannya hanya sampai kelas dua STM Kelistrikan di Medan.

Kebakaran hebat di Ajibata pada tahun 1964 yang turut menghanguskan rumah mereka, menjadi pemicu dirinya putus sekolah. Dengan berat, Jamiat yang saat itu sedang  sekolah di Medan, akhirnya pulang kampung ke Ajibata dan bekerja di Kantor PLN Parapat.

Namun gaji yang rendah dan kurang memadai, pada tahun 1967 membuat Jamiat mencoba meniti karir di sektor pariwisata dengan melamar ke PT Hotel Parapat (sekarang Indonesia  Natour Hotel – red). Ternyata memang disinilah peruntungannya dan bisa menikmati pekerjaannya hingga pensiun di tahun 2000. Awal bekerja sebagai pelayan (waiters) dan jabatan terakhir sebagai salah satu manager. Selama bekerja Ia pernah terpilih sebagai karyawan teladan dan berprestasi.

Bekerja selama 37 tahun di hotel berbintang, turut membentuk karakter Jamiat Sidabutar yang kini dikenal  sosok orang tua yang berpendirian  tegas, berwawasan luas dan rendah hati. Ditambah dengan kesuksesannya mengantar anak-anaknya ke jenjang pendidikan tinggi, Jamiat menjadi  sosok orangtua yang  jadi teladan bagi anak muda. Lima anaknya, semuanya tamatan S-1 bahkan ada yang S-2 yang tiga diantaranya bekerja di perusahaan besar dengan jabatan manajer, satu menjadi pengusaha di bidang perminyakan dan yang bungsu alumni Kedokteran UGM saat ini bekerja di salah satu rumah sakit di Lampung sebagai dokter spesialis mata.

Ketika tim redaksi bertanya tentang kunci kesuksesan di keluarga dan bermasyarakat, Jamiat menyebutkan melayani dengan baik, ramah, santun dan jujur. Sikap itu menurutnya  terbawa dari sikap di hotel tempatnya dulu bekerja yang selalu ramah kepada siapapun tamu-tamu yang datang. Hal itu diterapkan juga kepada anak-anaknya.

Jamiat Sidabutar juga memberikan penilaiannya terhadap Aquafarm. Dalam pandangannya, kehadiran Aquafarm di Ajibata sangat memberikan kontribusi besar kepada warga setempat. Penerimaan tenaga kerja diprioritaskan sesuai keahliannya, hadirnya usaha warung-warung  lokal, tempel ban, doorsmeer dan sebagainya sebagai dampak positif dari kehadiran Aquafarm di Ajibata. Begitu pula dengan berbagai program CSR perusahaan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Begitupun kata Jamiat Sidabutar, Aquafarm ke depan supaya tetap bekerjasama dengan warga dan pemerintah setempat di Ajibata. Seperti gotong-royong kebersihan desa, perbaikan sarana prasarana jalan umum, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan kelestarian Danau Toba, dan mengikuti perayaan-perayaan  keagamaan bersama  masyarakat Ajibata. Dengan hidup saling tolong-menolong, keramahtamahan  dan kerendahan hati, “Biarlah  warga setempat yang mengatakan “Tuani ma ro PT Aquafarm Nusantara  tu  Ajibata” (Beruntunglah kita  PT Aquafarm Nusantara ada di Ajibata)”, pesannnya di ujung pembicaraan. (bs)

About saruhumrambe

Berlatar belakang pendidikan Antropologi. Aktif diorganisasi sebagai sekretaris Asosisasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Bekerja secara mandiri sebagai konsultan komunikasi dan sosial.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: