//
you're reading...
Uncategorized

Sumut is number one of coruption

image

SUMUT sudah lama diplesetkan kepanjangannya dari Sumateta Utara menjadi Semua Urusan Mesti Uang Tunai (SUMUT). Plesetan tersebut menggambarkan buruknya pelayanan publik dan membudayanya korupsi di lingkungan birokrasi di Sumut. Sehingga penetapan Sumut sebagai provinsi paling korup di tahun 2010 bukanlah sesuatu yang luar biasa tetapi tetap saja mengejutkan. Pasalnya, setelah penetapan Kota Medan sebagai KOTA TERKORUP oleh KPK, kini SUMUT yang memperoleh gelar yang sangat memalukan tersebut. Lengkaplah sudah, provinsi dan ibu kotanya sama-sama mendapat gelar juara 1 paling korup di Indonesia. Bukankah Indonesia negara paling korup di dunia? Kalau begitu, Sumut dan Medan sama-sama juara dunia di kelasnya.

Bagaimana caranya menjadi koruptor? Belajarlah ke Sumut. Bagaimana menjadikan kota terkorup minta saran ke Abdillah (mantan Walikota Medan) dan menjadikan provinsi terkorup nomor wahid belajarlah ke Samsul Arifin (Gubsu) di LP Cipinang. Jika anda kepala daerah dan tidak punya waktu untuk belajar karena sibuk korupsi, tetapi berkeinginan jadi nomor wahid, teruslah korupsi, korupsilah sebanyak-banyaknya suatu saat KPK akan menangkapmu, memasukkanmu ke penjara dan menjadikan daerahmu kota atau provinsi paling korup sejagad raya. Puas..puas..dasar koruptor busuk..

About saruhumrambe

Berlatar belakang pendidikan Antropologi. Aktif diorganisasi sebagai sekretaris Asosisasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Bekerja secara mandiri sebagai konsultan komunikasi dan sosial.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: