//
you're reading...
Uncategorized

Ayoo…Apa Yang Kau Banggakan

Apakah tidak ada khabar gembira yang bisa kau ceritakan? Mengapa cerita sedih yang selalu kau sampaikan tentang adik-adik mahasiswa itu? Memang itulah yang terjadi Bang. Kalau abang mau khabar gembira jangan tanya tentang adik-adik mahasiswa itu, tentang kampus dan tentang dunia pendidikan kita.  Tanya yang lainlah, yang abang sudah tahu jawabannya akan menggembirakan. Bussyet dach…apa ya???

 Apa ya yang bisa diceritakan tentang bangsa ini yang bisa membuatku dan anda bangga? Bagaimana dengan olahraga? Apanya yang mau dibanggakan? Pertandingan sepakbola yang rusuh dengan berbagai tindakan supporter yang tidak beradab. Pesepakbola nasional yang dipermalukan kesebelasan Kamboja yang baru belajar menyepak bola. Club terbaik kita, Persipura dikalahkan club dari China yang tidak terkenal dengan sangat memalukan,  skor 7- 0. Ketua PSSI-nya Nurdin Halid tidak mau mundur walau sudah masuk penjara dan disebut gagal mengurusi persepakbolaan nasional. Jenis olahraga lainnya juga miskin prestasi, apanya yang mau dibanggakan.

Perpolitikan juga demikian. Presiden yang lebih mementingkan citra di banding yang lainnya.   Apapun dibuat, termasuk mempertontonkan pembantaian terhadap teroris dan diduga teroris saat kunjungan kenegaraan  SBY ke Australia dan menyambut rencana kedatangan Obama ke Indonesia. Tak ayal lagi, warga Australia tahu lebih cepat akan kepastian tewasnya Dulmatin di banding masyarakat Indonesia ketika SBY mengumumkannya di depan parlemen Australia. 

Begitupun dengan anggota legislatif yang sebagian besar masih harus belajar banyak soal etika. Masak diberi gaji tinggi dan fasilitas nomor satu hanya menjadikan panggung DPR, pandainya saling memaki, cakap kotor dan bersandiwara layaknya para artis rendahan. Mungkin itulah kenapa banyak para artis “umbar syahwat” yang merambah panggung politik, seperti artis ‘hot’ seperti Jupe, Inul Daratista dan Ayu Azhari yang berhasrat jadi kepala daerah (Bupati or wakil bupati). Mungkin mereka terdesak oleh “artis senayan” yang melupakan, melupakan urusan pemerintahan. Atau mungkin ini bagaian kebaikan hati para artis termasuk yang “hot” untuk mengisi ruang kosong yang diabaikan oleh para politisi. Kalau alasannya yang terakhir ini, sudah selayaknya kita berterima kasih. Thanks very much for all of you.

Apakah korupsinya yang nomor 1 di Asia? Saya samasekali tidak bangga, entah kalau  anda? Apalagi bila disandingkan dengan negara dengan umat islam terbesar di dunia, yang jemaah hajinya berjibun dan jutaan lainnya mengantri hingga empat tahun lamanya. Banyak orang bilang, korupsi di Indonesia sudah mendarah daging dan merambah semua lini dan tingkatan walaupun ada pejabat  yang tidak setuju jika disebut sudah membudaya. Drama terbaru adalah kasus Gayus Tambunan, pegawai rendahan ditjen pajak yang menjadi super milyuner karena berkonspirasi dengan wajib pajak dan pejabat penegak hukum (polisi, jaksa, hakim dan advocat).

Lalu apa prestasi bangsa ini yang membuat anda dan saya bangga???

About saruhumrambe

Berlatar belakang pendidikan Antropologi. Aktif diorganisasi sebagai sekretaris Asosisasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut. Bekerja secara mandiri sebagai konsultan komunikasi dan sosial.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: